Mie Saus Telur Asin

Lagi happening nih, semua mua serba saus telur asin. Trus yah, ada juga menu Mie Saus Telur Asin yang lagi kekinian di kafe gaul anak muda seperti saya, iya saya loh *sisiran*.

Trus bikinlah yang versi rumahan yang bisa dinikmati dewasa dan anak-anak. Kalau di kafe, mereka menggunakan mie instan, kita beza dong, pake mie telor Ayam 2 Telor andalan *ihiy*, ditambahin sawi putih biar lebih berserat *sehat sehaaaat*, pleus stok bumbu halus andalan yang resepnya ada di buku cihuy MKH *beli buku MKH dong xixixi*. Kalau demen pedes, ditambahin aja cabe merah biar lebih mantaf!

Mie Saus Telur Asin
Poto gak pake kuah yak, biar nggak jadi nyemek pas sibuk dipoto-poto hehehehe

MIE SAUS TELUR ASIN

Bahan:
1 pak mie telor
1 1/2 sdm bumbu dasar soto sederhana *ada di buku MPAS Perdana Cihuy!*
700 ml susu uht plain
Sawi putih, iris halus
4 butir telur asin rebus, ambil kuningnya saja
1/4 sdt pala bubuk
1/2 sdt merica bubuk
gula pasir secukupnya, dikit aja, sejumput gitu deh
salted butter, untuk menumis
garam secukupnya, sesuai selera, sedikit dulu karena kan sudah ada telur asin

Cara membuat:

  1. Rebus mie telur sampai matang, tiriskan, sisihkan.
  2. Tumis bumbu dasar dengan mentega hingga wangi, masukkan sawi putih, tumis sebentar.
  3. Masukkan susu cair, tunggu hingga keluar buih pertama (jadi nggak perlu lama lama mendidihnya), tambahkan sedikit gula pasir dan merica bubuk, aduk, langsung masukkan mie rebus, aduk sebentar biar kuah susu meresap ke mie. Angkat.
  4. Hancurkan kuning telur asin dengan garpu, campur dengan 100 ml air matang.
  5. Panaskan mentega di teflon, tumis campuran kuning telur hingga creamy dan berwarna agak kecoklatan. Angkat, tuang ke atas mie rebus, langsung disantap.

Note:
Karena kuning telurnya sudah asin, agak was was juga nambahin garam, apalagi susu plain nya biar sudah plain masih gurih rasanya. Jadi saya sengaja menggunakan mentega yang asin, tapi tidak menambahkan garam sama sekali ke dalam masakan. Pas saya campur saus telur asinnya ke mie rebus, rasanya sudah pas kok, yaaaa kembali ke masing-masing cita rasa orang yak.

Langsung habis dimakan rame-rame (baca: rebutan). Resep ini juga saya persembahkan *tsah* untuk ikutan #TantanganHut9MKH1 – Menu Resto ala Rumahan.

Yuks mama kece ikutan juga. Dapatkan kesempatan memenangkan 3 paket voucher belanja @Rp 500.000, kitchen stuff gemez, merchandise Mamaku Koki Handal & Mpasi Rumahan!
Klik http://bit.ly/9reatmkh1 untuk mengetahui S&K selengkapnya!

Iklan

JALAN JALAN SERU KE ULTRAJAYA

Akhirnya, setelah memendam lama perasaan ini *lebay* dapat juga eke berkesempatan main ke pabrik Ultrajaya *tsah, main ke pabrik, situ  distributor cyin?*. Bersama rombongan emak emak keceh, kita diajak oleh Tetra pak dan Mommies Daily untuk menghadiri event “Mengenal UHT Lebih Dekat bersama Tetra Pak” dengan factory visit PT. Ultrajaya di Padalarang.

Berangkat rame- rame dengan bis dari Female Daily Head Quarters jam 08.30, tibalah kita di pabrik PT. Ultrajaya Padalarang sekitar jam 11.00. Langsung digiring * kaya apa aja digiring haha* ke ruangan untuk mendapat presentasi tentang pengemasan makanan dan minuman dengan khususnya Susu UHT dengan system Tetra Pak. Yuks disimak sedikit penjelasan tentang UHT dan Tetra Pak.

factory visit

TENTANG UHT

Teknologi UHT atau Ultra High Temperature yaitu proses memanaskan susu selama 4 detik dengan panas 140˚Celcius. Dengan ini, bakteri-bakteri patogen mati namun zat gizi tidak hilang karena pemanasan hanya dilakukan sebentar. Rasa susu pun relatif tetap sama dengan susu segar. Susu menjadi steril sehingga bisa disimpan maksimal 10 bulan setelah diproduksi. Dengan system UHT dan teknologi pengemasan aseptic, kandungan nutrisi alami yang ada dalam susu tetap terjaga.

TENTANG ASEPTIC PACKAGING

Merupakan teknologi untuk mensterilkan kemasan kotak UHT sebelum diisi susu. Jadi proses sterilisasi terjadi dua kali.  Produk susu disteril melalui UHT, kemudian mensterilkan kemasannya. Kemasannya terdiri dari 6 lapis lho. Jadi susu awet tanpa zat pengawet tambahan. FYI, teknologi aseptic packaging ini sudah terdapat pada produk susu Ultra. Kece banget kan!

IMG_1935

Setelah presentasi yang disampaikan oleh Ibu Jessica Andrea – Tetra Pak Quality Assurance Specialist dan Bapak Azwar – Ultra Jaya Plant Manager, kami diajak masuk ke dalam pabrik untuk melihat secara langsung. Keren banget! Tapi sayang sekali, kita tidak diperkenankan membawa apapun ke dalam pabrik. Jadi gak bisa putu-putu duuuunk.

Begini nih proses yang terjadi di dalam “dapur” Ultrajaya 😀

infographics

En yu no wat? Selama di pabrik, mulai dari proses pemasakan susu hingga tersusun rapi dalam dos, semua kotak tersebut tidak tersentuh oleh tangan manusia! Steril bingits yaaaaak!

storage tips

Setelah perjalanan yang panjang di dalam pabrik *gede bang-bang gituloh pabriknya* kita kembali ke ruang presentasi untuk menikmati makan siang *ini yang ditunggu-tunggu!* dan dilanjutkan dengan tanya jawab *lebih ditunggu-tunggu lagi! Hahaha*.

Saat sesi tanya jawab, sudah pasti dong ekeh bertanya, dan sudah pasti tau dong pertanyaan eke apa :D. Yaitu kenapa sih pada Susu UHT Plain perlu ditambahkan ini itu di dalamnya, nggak murni susu segar, padahal sebelumnya komposisi yang tertera pada kemasannya adalah HANYA susu segar, kenapa sekarang ada tambahan  susu skim bubuk, penstabil nabati dan GARAM?

Jawabannya ini saudara saudara:

Jadiiiiiii, dalam sehari itu PT. Ultrajaya menerima susu segar dari peternakan khusus Ultrajaya dan beberapa peternakan yang ada di daerah Jawa Barat. Saat menerima susu segar, akan di cek dahulu secara fisik (sealed dan tidak berbau), uji kimia dan mikro, jangan sampai kan menerima susu yang dicampur dengan air mentah atau air kapur.

Naaaah, saat proses pengujian tersebut, ditemukan juga bahwa kandungan susu segar yang diterima berbeda-beda, tapi masih memenuhi standar minimal yang ditentukan.  Makdarit perlu ditambahkan beberapa bahan tertentu agar kualitas susu yang dihasilkan sama dengan kualitas susu segar yang bagus. Dan penambahannya juga masih dalam batas toleransi. Kalaaaaaaau, yang diterima cuma susu segar yang 100% kece kualitasnya, maka bakal banyak susu segar yang terbuang, dan sayang bangeeeet, apalagi penghasilan susu segar di Indonesia masih terhitung sedikit. Bisa heboh dunia persilatan susu kalau sampai banyak yang dibuang.

Untuk penulisan yang tertera di kemasan UHT Ultra Jaya, memang sebelumnya pada Komposisi hanya tertera SUSU SEGAR. Namun dengan makin tegasnya peraturan BPOM, makanya sekarang dicantumkan secara lengkap komposisinya. Begitulah penjelasan resmi dari pihak Ultrajaya 😀

Okeeeeh, setelah puwas tanya jawab, rombongan meninggalkan pabrik Ultrajaya untuk melanjutkan perjalanan ke Hotel Mason Pine untuk Cooking Demo and Competition bersama Chef Norman Ismail, duh susah banget deh fokus hahahaha.

demo cooking

Pokoknya emang seru banget deh perjalanan kali ini, seneng banget… dapat gudibek kece dari Ultrajaya *sudah tentu dong semua variasi Susu UHT, slurp* dan bisa dapat resep kece dan  icip icip masakan cihuy karya Chef Norman.

Oya, Tetra Pak juga punya apps “Tap n Grow” berupa games seru yang sudah bisa di-download di iOS dan Android. Jangan lupa ikutan juga kompetisinya di facebook grup, ada hadiahnya untuk nilai tertinggi tiap minggunya!

tap-n-grow-1-l-280x280

Makasi Mommies Daily, makasi Tetra Pak, makasi Ultrajaya. Ditunggu lagi ya event factory visit selanjutnya #kode XD.

Note: Foto dari koleksi pribadi, Mommiesdaily dan @TetraPak_ID

Tres Leches (Milk Cake)

Ini resep cake hura hura. Gimana nggak hura hura, isinya susuuuuu dan gula *yummmm
Hasil kompor dari jeung Monica, ke jeung Depeh, ke jeung Nandra. Akhirnya saya pun mencoba. Wuih, nikmehnya ini kueh, habis itu jangan lupa simpan timbangan di lemari yak hahahaha. Pas juga buat jamuan open house *ciyeeee
Diambil dari allrecipes.com. Ada demo dan resepnya, monggo di colek:

http://m.allrecipes.com/recipe/7399/tres-leches-milk-cake

IMG_4781

Bahan:

1 ½ cup tepung terigu serba guna
1 sdt baking powder
½ cup unsalted butter
1 cup gula pasir
5 butir telur ayam
½ sdt vanilla extract

Lapisan susu:
2 cup susu cair uht plain
1 kaleng susu kental manis
1 kaleng susu evaporasi
1 ½ cup heavy whipping cream
1 cup gula pasir
1 sdt vanilla extract

Cara membuat:

  1. Panaskan oven dengan suhu 175˚ Celcius. Siapkan loyang ukuran 20×30 cm, oles dengan mentega dan tabur tepung terigu, ratakan. Atau bisa dialasi dengan kertas roti. *bisa juga menggunakan loyang aluminium foil.
  2. Ayak tepung terigu dan baking powder, sisihkan.
  3. Kocok butter dan 1 cup gula pasir hingga mengembang dan halus. Tambahkan telur dan vanilla extract, kocok hingga tercampur rata.
  4. Tambahkan campuran tepung terigu ke dalam kocokan mentega tiap 2 sendok makan hingga habis dan semua bahan tercampur rata. Tuang ke dalam loyang.
  5. Panggang selama 30 menit. Setelah matang, dinginkan cake dan tusuk beberapa kali dengan garpu.
  6. Lapisan susu: Campur susu cair uhut, susu kental manis dan susu evaporasi. Tuang diatas cake yang sudah dingin.
  7. Kocok whipping cream dengan menggunakan mixer, tambahkan 1 cup gula pasir dan 1 sdt vanilla extract hingga kaku. Tuang semua diatas cake simpan dalam lemari es.

Terik Daging Tahu ala Slow Cooker

Duluuuuuu bianget di milis mpasirumahan pernah ada mama yang nanya bikin terik daging pake slow cooker, jadilah saya tertantang dan “meramu”-nya *lah tinggal cemplang cemplung aja pake ramuan*, tapi lupaaaaa terus tiap habis masak diposting. Nah, alhamdulilah sekarang ingat hehehe, jadi saya posting aja resepnya.

Pertanyaannya: kenapa sik pake slow cooker segala, pake kompor aja cepat dan rebes. Jawabannya panjang *nyiapin meteran*. Pertama, karena si kecil kalau makan daging suka diemut luamaaaaaa, kalo pake sc kan lembut bingit tuh dagingnya, langsung aja hap hap hap. Kedua, sudah pasti hasil masakan lebih sehat. Ketiga, saya suka memasak dengan sc, guampil tinggal cemplang cemplung trus ditinggal bobok, telat 1 jam juga nggak bakal gosong :-)))))). Keempat, udah punya SC inih, mosok dianggurin. *haduh, panjang bener yak, kirain basa basi doang*.

Terik Daging

yang ini ngga dikasi daun bawang, stok-nya habis :p

Bahan:
250 daging has dalam, potong sesuai keinginan
200 ml air panas
5 buah tahu, goreng dan potong sesuai selera
2 lembar daun jeruk purut
1 cm lengkuas
½ sdt garam
100 ml santan encer atau susu uht cair *ada notes-nya nih, banyak option*
daun bawang secukupnya, iris tipis

Bumbu halus:
4 butir bawang merah
2 siung bawang putih
2 butir kemiri, sangrai
1 sdt ketumbar, sangrai
1 sdm gula aren

Cara membuat:

  1. Masukkan daging dan air panas ke dalam mangkuk slow cooker. Tambahkan bumbu bumbu halus, daun jeruk purut dan lengkuas.
  2. Tutup, putar tombol pada set LOW (selama 5-6 jam) atau HIGH (selama 3-4 jam).
  3. Tambahkan santan/ susu dan tahu. Tutup dan teruskan memasak pada set HIGH selama 15-20 menit hingga semua bahan matang sempurna, boleh diaduk sesekali. Matikan slow cooker. Sajikan hangat.

Note: Hasilnya tidak terlalu kental, karena anak saya lebih suka ada kuahnya. Kalau mau lebih bisa diganti dengan santan kental atau cooking cream atau susu cair yang dicampur dengan sedikit tepung terigu.

Tentang per-Susu UHT Full Cream-an

Duh, judulnya aza bikin gimana gitu yak. Ini bukan promo ato black campaign. Murni cuma mau sharing ajah, yang mo pro kontra silahkeun, yang mo nyinyir ya monggo. Kalau mo komen “i’ve told you” ya sah-sah aja, tapi bukan disini yak hahaha.

Pertama kaget juga waktu Monica share info dari Jane (panjang nih) yang posting di fesbuknya kalo Susu UHT Full Cream Ultra yang terkenal ituh ada penambahan “garam” di dalam susunya. Padahal duluuuu (inget banget) eke beli karena ingridientnya ditulis “susu segar” udah gak ditambahin apa apa. Begitu dapat info, langsung ceki ceki, dan ternyata komposisinya panjang ya bok, ada susu segar, ada susu skim nya, daaaaan GARAM sodara sodara. Bukan sok anti garam sih, cuma berusaha tidak esmosi bergaram ria. Dimana mana sudah makan garam kan, mosok susu ditambahin garam juga, padahal di susu sendiri sudah ada kandungan natriumnya kan? kan?

Jadiii, saya dan beberapa teman yang saya kenal (cari temen) berpindah ke susu Diamond (rasanya lebih enak sih, lebih murah lageeee, emak-emak banget kan). Kalau mau yang cihuy lagi ya Greenfields (yang lagi campaign Honest Fresh Milk) atau Anchor yang emang lebih mehil yak, yah kalo sekali kali lagi banyakan rejekinya boleh deh beli huahahaha.

Again, ini cuma seputar UHT Full Cream yak, gak usah dibandingin susu sapi segar langsung dr peternakan, pesteurisasi, susu steril, apalagi statement “Pan dah gua bilang! Susu sapi ya buat sapi!” *manyun sampai disnilen jepang*.

UHT Full Cream (2)Silahkan di cek komposisinya, ini terdapat pada Ultra Milk – UHT Full Cream sz. 200, 250 dan 1000 ml.
Tapi yang Ultra Mimi – Full Cream sz. 125 ml, masih “aman” 😀

UHT Full Cream (1)
UHT Full Cream (5) UHT Full Cream (4) UHT Full Cream (3)

UHT Full Cream (6)

greenfieldsNah, ada info juga dari temen, karena saat ini BPOM Indonesia  memperketat  labeling  ingredients makanan / minuman yg beredar gituh. Ya bisa jadi tidak semua produsen itu jujur meng-infokan komposisi produk mereka. Tapi memang untuk kasus Susu UHT Full Cream Ultra, kerasa lebih guyih.

Ya memang sih kita tidak bisa menghindari tercemarnya makanan/ minuman anak kita dengan ini dan itu, tapi kalau kita bisa masih menjaga, WHY NO OT? *peace*

Selamat belanja susu yeeee

Kue Lumpur Pizza

Bosen bikin kue lumpur manis terus *kaya eikeee* Jadinya mau bikin kue lumpur pizza, ceritanya ini stok saus bolognise-nya sisa banyak gitu loh xixixixi, jadi deh dituang diatas kueh lumpurnya. Bericut resepnya yaaaa.

x2_110f3023

Bahan saus bolognise:
500 gram tomat
200 gram daging giling
1 siung bawang putih, keprak dan cincang
1/2 butir bawang bombai, cincang
jamur kancing, iris tipis
100 ml susu uht
1 sdm tepung maizena
1 sdt garam
1 sdm gula
Merica bubuk secukupnya
Oregano sejumput
Margarin untuk menumis

Cara membuat:

  1. Iris sedikit secara menyilang bagian atas tomat dengan pisau. Rebus tomat hingga kulitnya mengelupas , tiriskan. Setelah dingin kupas kulit luar tomat dan blender hingga menjadi puree.
  2. Tumis bawang bombai hingga setengah layu, kemudian masukkan bawang putih dan jamur, aduk lagi hingga bawang putih layu.
  3. Masukkan daging giling, aduk hingga berbutir dan berubah warna, tambahkan garam, merica dan gula. Tuang puree tomat.
  4. Setelah mendidih, kecilkan api, tuang larutan maizena + susu uht, aduk rata, tabur oregano. Aduk sebentar. Matikan api.

Kue Lumpur

Bahan:
50 gram margarin
200 ml air
1/4 sendok teh garam
150 gram tepung terigu
100 gram kentang, kukus, dihaluskan
125 gram gula pasir
4 butir telur
350 ml susu uht
Keju cheddar parut secukupnya

Cara membuat:

  1. Rebus air, garam dan margarin sambil diaduk sampai mendidih. Masukkan tepung terigu sambil tetap diaduk. Aduk terus sampai kalis, angkat.
  2. Tambahkan kentang halus dan gula, setelah rata masukkan telur secara bertahap sambil tetap dikocok. Tuang susu sambil tetap dikocok rata.
  3. Panaskan cetakan kue lumpur, oles margarin tipis tipis, tuang adonan, biarkan sampai setengah matang, tuang sedikit saus bolognize dan keju parut. Tutup dan biarkan sampai matang. Angkat.

Untuk 22 buah