BERSIH DI LUAR… DAN DI DALAM :D

Ini bukan cerita tentang beres-beres dapur, tapi beres beres tubuh kita, nggak cuma kebersihan sekitar yang perlu dijaga, kebersihan tubuh juga penting bingits, khususnya bagian kewanitaan yang sangat spesial.
So, Sabtu 5 Maret 2016 kemaren saya diundang Female Daily dan Lactacyd untuk hadir di acara “Lactacyd White Intimate Blogger Gathering”, dan ternyata banyak banget informasi penting yang kita belum tahu! *ekspresi shok ala tante Eva Longoria di Telenovela*

05
Lactacyd White Intimate Blogger Gathering | foto: pribadi & Female Daily

Okeh, pertama-tama, persepsi perlu disamakan. Masih buanyak yang beranggapan tidak perlunya mencuci area V kita dengan sabun pembersih khusus dengan alasan:

“Ah, repot! Lagipula pake air dan sabun mandi aja cukup, kok.”, “Ih, kan katanya gabole sering-sering, dipake cuma pas lagi haid aja”, “Duh, penting ya bok? Nggak keliatan ini.”

Yak! Coret semua sodara-sodara! The point is, area V kita itu sangat penting! Sangat sensitip! Bayangkan, kita mandi sehari dua kali, sehari gak mandi aja rasanya gimana kan, ato mandi cuma cipuk cipuk sama air aja gapake sabun, iyuuuuuh. Trus yak, buat sabun badan sabun muka aja sendiri sendiri, dirawat baik-baik, masak buat area V kita gak dikasi sabun khusus, padahal termasuk penting  juga kan kan kan *mulai deh deramah*.

Makdarit, dalam gathering kampanye #ProvenSelfV kemarin hadir dokter Ling, Medical Affairs Manager Sanofi Group Indonesia dan mbak Debby, Brand Manager Lactacyd untuk menjawab semua pertanyaan kita tentang menjaga area kewanitaan. Yuk disimak.

04
produk wajib di kamar mandi😀 | label: lactacyd.co.id

Mengapa area kewanitaan perlu ekstra dijaga kebersihannya?
Area V kita memiliki lapisan pelindung alami dengan tingkat pH yang sedikit asam yang harus dijaga, agar bakteria baik dapat berkembang dengan sehat untuk mencegah gangguan bakteri jahat. Saat kita berkeringat, buang air kecil, haid atau menggunakan pantyliner, tingkat pH pada dinding area V akan berubah menjadi basa. Ketika pH berubah, terjadi ketidakseimbangan di area V sehingga mengakibatkan timbulnya keputihan karena bakteri, gatal-gatal, bau tak sedap , dan rasa tidak nyaman.

Untuk membersihkan area V, air dan sabun mandi biasa saja tidak cukup?
Air yang biasa digunakan untuk membersihkan area V tidak mampu mengembalikan tingkat keasaman yang seharusnya karena pH air yang netral.
Sedangkan sabun mandi (cair atau batang) biasanya mengandung nilai pH tinggi yang tinggi, jadinya hanya akan merusak lapisan asam alami missV yang berfungsi sebagai pelindung dari bakteri jahat. Jadi memang kita butuh sabun khusus yang dapat memenuhi kebutuhan pH area V kita.

Trus, gimana dong cara memilih sabun pembersih kewanitaan yang tepat?

  1. Pilihlah pH yang asam atau yang seperti pH di area V, yaitu dengan tingkat keasaman 3,5 – 4,5 pH.
  2. Produk tersebut telah teruji secara klinis.
  3. Perhatikan secara cermat kandungannya. Apakah sudah di tes secara klinis. Semua itu harus aman dan memberikan benefit untuk kita semua.

Amankah menggunakan sabun pembersih kewanitaan setiap hari?
Kalau memang produk atau merk tersebut sudah memenuhi criteria yang disebutkan di atas, sudah pasti aman banget dong digunakan setiap saat dan setiap hari.

Sudah pasti pilihan jatuh pada Lactacyd karena produk ini dibuat dari bahan alami yaitu ekstrak susu, bengkoang dan algo white, serta sudah teruji klinis dan dermatologis. Plussss, Lactacyd juga sudah direkomendasikan oleh dokter sebagaimbersih kewanitaan. Produk ini juga merupakan salah satu merek terpercaya dalam perawatan pribadi di Negara-negara di Asia Pasifik. Yuhm nggak perlu bingung hunting lagi kan?

02
foto: lactacyd.co.id

Saya pribadi memilih varian Lactacyd White Intimate, karena buat wanita dewasa matang dan ranum, penapilan dalam SAMA PENTINGNYA dengan penampilan luar *sayang suami sayang suami*. Gak kece dong ah, kulit putih bersih *pede* tapi miss V nya gelap.  Apalagi dengan jabatan penting saya sebagai ibu rumah tangga, jam terbang tinggi seperti presiden😄, antar sekolah anak, eskul, ke pasar, arisan *eaaaa*. Ditambah saya sering memakai legging, sehingga timbul keringat dan gesekan yang berlebihan dari pakaian ketat membuat kulit di sekitar area V lebih gelap.

Saya rasakan sendiri setelah menggunakan Lactacyd White Intimate dua kali setiap hari, memang beda lho! Area V saya terlihat lebih bersih dan cerah, tidak ada lagi rasa tidak nyaman karena keputihan dan gangguan bau tak sedap. Suami juga lebih hepi *benerin kemben*. Benar dong, tidak hanya terbukti klinis mencerahkan area V dalam 4 minggu, Lactacy White Intimate yang memiliki bahan alami Actipone-B dari bengkoang dan Algowhite dari alga laut telah teruji secara dermatologi dapat digunakan setiap hari! Keeeewwwwwll!

03
foto: lactacyd.co.id

Jadi, sudah tahu ya kenapa Lactacyd White Intimate baik untuk kita. Allah menciptakan wanita dengan intuisi dan femininitas, gunakanlah dengan baik, jagalah dengan baik. Sayangi area V mu setiap hari dengan Lactacyd melengkapi kecantikan dan kebersihanmu luar dan dalam.

Untuk tahu lebih banyak mengenai rangkaian produk Lactacyd, kamu bisa kunjungi langsung ke: www.lactacyd.co.id

Oya, mau dapat free sample Lactacyd atau tanya-tanya bisa bergabung di Facebook Fan Page Lactacyd ID dan follow Twitter @Lactacyd_ID

Boleh juga dong di share dimarih pengalamannya seputar menggunakan Lactacyd White Intimate #ProvenSelfV di bagian comment.

Profil_01
keceh banget yak, photoboothnye maksudnye :p | label: lactacyd.co.id

Tinggalkan Balasan

Please log in using one of these methods to post your comment:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s