LAWA : Masakan Khas Toraja

Jadiiii, beberapa waktu sebelumnya saya kultwit tentang Lawa masakan khas Toraja yang merupakan tanah leluhur Ayah saya😀  *eciye, akhirnya kultwit juga, serasa selebritis*

Nah, masakan Lawa ini dibuat kalau ada kumpul besar keluarga, yang isinya Opa, Anak, Menantu dan Cucu. Jadi enaknya masaknya bisa rame-rame, porsinya porsi gede juga seh secara yang makan gerombolan siberat semua hahahaha *ngaca*

Oya, tambahan aja, Lawa ala Toraja ini berbeza dengan Lawa ala Bugis, isi dan bahannya juga beda. Yang jadi main indgridients-nya adalaaaaaah si Boraq. Eh ini bukan boraq buat pengenyal bakso yaaaaa, tapi sebutan untuk bagian dalam batang pohon pisang.  Pilih pohon pisangnya yang pohonnya akan berbuah, tapi belum keluar bunganya gitu, trus ntar diambil bagian yang paling dalam/ tengah, jadi putih bersih gitchu.

Karena yang makan dalam bentuk berbagai usia, dari 2 tahun sampai 70 tahun, dari yang ga doyan pedes sampai pedesnya lever 500 *lebay* makanya resep ini banyak banget pembagian porsinya hehehehe.

Okeeeeeeh, kebanyakan ngemeng, resepnya manaaaaaa

Lawak

LAWA ALA TORAJA

bahan
Bahan:
1 ekor ayam kampong muda, potong-potong menjadi 10.
¼ buah kelapa, pilih kelapa yang sedang, tidak terlalu tua atau muda.
1/2 ons kacang tanah, sangria tanpa minyak, tumbuk.
7 butir kemiri, belah dua.
5 siung bawang merah
1/2 ons Lombok merah dan ijo (campur), atau sesuai selera. Ditumbuk.
5 buah jeruk nipis.
1 batang boraq, diiris, peras dan ambil ampasnya.
Garam sesuai selera
Minyak goreng atau mentega untuk mengoles ayam.

Cara membuat:

Persiapan:

Ayam bakar

Potongan ayam kampong dipanggang dengan menggunakan bara (lebih sedep sih jadinya), sambil dioles dengan minyak goreng atau mentega sampai matang. Lalu digepuk sampai tulang empuk. Sisihkan.

Kelapa di parut, kemudia disangrai sampai matang dan berwarna kuning. Sisihkan.
Kacang tanah disangrai tanpa minyak, Lalu ditumbuk sampai hancur atau halus (sesuai selera). Sisihkan.
Kemiri disangrai  sampai merah benar-benar masak tapi jangan sampai hangus, Lalu ditumbuk.
Bawang merah jugadisangrai sampai  matang jangan sampai hangus. Sisihkan.
Lombok ditumbuk halus dengan garam.  Sisihkan.

Boraq Iris boraq tipis, Lalu diremas-remas dengan sedikit garam biar getahnya keluar, diperas sampai airnya habis. Lalu disangrai lagi sampai benar-benar kering. Kalau mau cepet ya pernah saya jus dulu sama juice extractor (gak ada yg bantuin sih xixixixixi) jadi airnya benar-benar keluar tinggal ampasnya, trus di peras lagi dan disangrai, soalnya meras boraq tuh pe-er banjet kalo bukan cowok😀.

Pencampuran:

instaphoto-1357357013229

Di wadah yang besar, masukkan: kelapa parut, kacang tumbuk, kemiri tumbuk, boraq, bawang merah dan garam. Tidak perlu dicampur rata. Lalu masukkan ayam bakar yang sudah ditumbuk panas-panas. Nah, disuwir-suwir gitu ayamnya sambil mencampur bumbunya.Sambil dicicipi (pake sendok ya, jangan tangan buat nyampur langsung masuk mulut -_-) kalau kurang garam ya tambahin garam gituh. Oya, tulangnya jangan dibuang, biarin aja tercampur juga, jadi lebih suedep getoh.
Setelah ayam sudah tersuwir habis dan tercampur rata dengan bumbu, pisahkan untuk yang pedas dan tidak pedas. Siram masing-masing bagian dengan air jeruk nipis. Yang porsi pedas kemudian dicampur lagi dengan Lombok ulek saat disiram air jeruk nipis.

Sudaaaaaah, jadi deeeeeeh. Oya, makannya pake nasi agak keras yang  puanas mengepul dan ditemani coca cola yang dingin xixixixixi MUANTABH!

Eh eh eh mejengin bentar dong, hebohnya acara masak-masak yang berjam-jam tapi begitu bagian makannya hitungan detik sudah ludes ahahahhahahahaha

candid

Tinggalkan Balasan

Please log in using one of these methods to post your comment:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s